Seringkali pemilik kucing mengeluh: setelah pulang dan mengelus kucing lain, kucing peliharaan mereka tiba‑tiba menjadi dingin, mendesis, atau bahkan menghindar. Banyak yang menafsirkan perilaku ini sebagai tanda cemburu. Lantas, apakah kucing memang mampu merasakan kecemburuan seperti manusia?
Menurut PetMD dan sejumlah pakar perilaku hewan, kucing dapat menampilkan respons yang mirip dengan rasa cemburu, namun bukan dalam arti emosional yang sama dengan manusia. Pada manusia, kecemburuan biasanya muncul dari rasa takut kehilangan perhatian atau kasih sayang. Sedangkan pada kucing, reaksi tersebut lebih berkaitan dengan ketidaknyamanan akibat perubahan lingkungan, rutinitas, atau wilayah yang dianggap miliknya.
Kucing adalah hewan yang sangat menyukai kestabilan. Mereka merasa aman ketika segala sesuatu berjalan sesuai kebiasaan. Karena itu, perubahan sekecil apa pun—seperti hadirnya hewan peliharaan baru, anggota keluarga tambahan, atau tamu yang sering berkunjung—bisa memicu stres. Stres ini kemudian terwujud dalam perilaku yang tampak ‘cemburu’, seperti menjadi agresif, mendesis, mencakar, atau justru menghindar.
Berikut beberapa situasi yang paling sering memicu perilaku tersebut:
- Kehadiran hewan peliharaan baru: Kucing harus berbagi makanan, tempat favorit, dan perhatian pemilik.
- Orang asing atau tamu: Mereka dianggap mengganggu wilayah yang sudah dikuasai kucing.
- Perubahan jadwal: Waktu makan, sesi bermain, atau interaksi dengan pemilik yang bergeser.
- Perkenalan kucing baru terlalu cepat: Naluri teritorial kucing sangat kuat; proses adaptasi yang terburu‑buruan dapat menimbulkan gesekan.
Setiap kucing memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Sebagian dapat beradaptasi dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama untuk menerima perubahan.
Intinya, apa yang kita sebut ‘cemburu’ pada kucing sebenarnya adalah reaksi terhadap gangguan pada rasa aman dan teritorial mereka. Memahami penyebabnya membantu pemilik menciptakan lingkungan yang lebih stabil, sehingga kucing dapat tetap tenang dan bahagia.